RADARBINTAN, Karimun – Komandan Korem (Danrem) 033/WP, Brigjen TNI Bambang Herqutanto menyambut Menteri Pertanian Republik Indonesia (RI), Dr. Ir. Andi Amran Sulaiman di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
Kunjungan ini meninjau langsung penanganan, dan pengawasan komoditas pangan di wilayah perbatasan, khususnya terkait pengungkapan kasus penyelundupan beras.
Menteri Pertanian disambut Wakil Gubernur (Wagub) Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, Bupati Karimun Ing. H. Iskandarsyah, dan unsur Forkopimda serta pejabat instansi terkait lainnya.
Menteri Pertanian RI menerima paparan dari Bea dan Cukai serta Badan Karantina terkait pengawasan lalu lintas komoditas pangan.
Ia juga meninjau gudang penyimpanan beras hasil pengamanan aparat terkait, yang diduga merupakan bagian dari upaya penyelundupan sekitar 1.000 ton beras dari wilayah Kepri dengan tujuan distribusi ke luar daerah.
Dirinya menegaskan, pelaku penyelundupan wajib ditindak tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Dimana mengingat Indonesia telah secara resmi mengumumkan capaian dan komitmen menuju swasembada pangan.
“Praktik penyelundupan dinilai dapat merugikan petani dalam negeri serta mengganggu stabilitas dan ketahanan pangan nasional,” tegas Menteri Pertanian RI.
Dirinya mengapresiasi sinergi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Badan Karantina, TNI-Polri, serta instansi terkait lainnya.
Apresiasi yang disampaikan dalam upaya pengawasan dan penindakan komoditas pangan ilegal, khususnya di wilayah perbatasan seperti Kepri yang menjadi pintu masuk arus barang dari luar negeri.
Disamping itu, Korem 033/WP menyatakan komitmen untuk terus mendukung kebijakan pemerintah pusat dan daerah.
“Hal tersebut dilakukan untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam rangka menjaga stabilitas wilayah, melindungi petani lokal, dan mendukung ketahanan pangan nasional,” singkat Danrem 033/WP, Brigjen TNI Bambang Herqutanto.









